Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Lebih Dekat dengan Google Algoritama

google panda, penguin dan hummingbird

Google Panda, Penguin, dan Hummingbird adalah bagian inti atau bagian utama dari sistem algoritma Google. Seiring perubahan waktu, Google berkonsentrasi untuk membuat hasil pencarian lebih mudah bagi pengguna.

Bahkan, mencegah orang-orang dari praktik manipulasi, kecurangan dan mencoba menemukan cara baru untuk membuat hasil pencarian tepat dan relevan.

Google memiliki beberapa bagian inti dari sistem algoritma yang mempengaruhi peringkat dalam search engine.

Setiap tahun mereka menguji dan membuat pembaruan pada algoritma yang bertanggung jawab buat menentukan peringkat konten dalam hasil pencarian.

Sebagian besar dari perubahan ini telah mempengaruhi 5 hingga 20 persen dari jutaan permintaan pencarian yang dibuat setiap bulan.

Pembaruan itu dapat membantu menjelaskan perubahan dalam peringkat dan lalu lintas penelusuran, serta membantu menginformasikan taktik pengoptimalan pada search engine.

Baca Juga: Definisi Black dan White Hat SEO di Dunia Blogger

Nah, agar sobat semua lebih mengenal apa itu Google Panda, Penguin dan Hummingbird, dan apa saja tugas mereka dalam Algoritma. Mari kita cari tahu bersama-sama.

Apa itu Google Panda?

Google Panda adalah bagian dari algoritma yang secara khusus menangani kualitas konten.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2011, Panda sudah menjadi bagian inti dari algoritma, dan ia adalah cara Google dalam menentukan konten yang memiliki kualitas tinggi dan rendah.

Tujuan utama dari Panda adalah untuk menawarkan peringkat yang lebih baik kepada web berkualitas tinggi dan menurunkan peringkat pada web berkualitas rendah.

Panda akan mendeteksi bila ada blog yang melakukan kecurangan atas duplikat konten yang terjadi ketika seseorang menyalin konten dari sumber lain.

Di mana ia segera menemukan bahwa itu bukan konten asli, kemungkinan akan terkena dampak negatif oleh Panda yang akan membuat halaman tersebut tidak terlihat / muncul di SERPs.

Apa itu Google Penguin?

Algoritma Google kedua adalah Google Penguin, ia hanya berurusan dengan kualitas tautan dan tidak ada yang lain.

Tugas utama Penguin adalah untuk mencegah dan mengurangi Backlink yang tidak wajar.

Untuk mendapatkan kepercayaan dan keuntungan pada hasil pencarian, maka hindarilah Backlink berkualitas rendah dan berbau spam.

Kalau tidak, Sobat akan berurusan dengan Google Penguin.

Apa itu Google Hummingbird?

Hummingbird adalah bagian dari algoritma pencarian Google utama untuk menangani kueri penelusuran percakapan secara akurat.

Hummingbird mulai diluncurkan pada 2013 dan ditugaskan buat lebih memahami pertanyaan dari pengguna, kemudian mengeluarkan hasil pencarian yang lebih relevan.

Hummingbird memiliki kemampuan memahami kueri penelusuran dengan lebih baik, terutama dengan munculnya penelusuran percakapan.

Ini berdampak positif terhadap mereka yang menyediakan konten berkualitas tinggi, mulai dari tingkat keterbacaan maupun pertanyaan yang ditulis pengguna di halaman penelusuran, baik itu yang tersirat ataupun tidak.

Tips Menghindari Perangkap dari Algoritma Google dan Meningkatkan Peringkat Blog

Ada beberapa cara yang perlu kita lakukan agar terhindar oleh perangkap dari perubahan Algoritma itu sendiri, di antarannya:
  • Jangan meningkatkan jumlah pembaruan konten dengan mengorbankan kualitas konten Anda.
  • Buat setiap pembaruan konten se-informatif mungkin dan terstruktur dengan baik.
  • Hindari penggunaan kata kunci yang tidak terkait untuk mencoba meningkatkan peringkat di SERPs.
  • Lakukan audit dan evaluasi semua tautan, entah itu berisi spam berkualitas rendah, atau mati.
  • Buat konten yang mencakup berbagai topik berkaitan langsung dengan Niche Anda, dan pastikan selalu update informasi agar tetap terkini.

Baca Juga: Pengertian Plagiarisme dalam Dunia Blogger

Kesimpulan

Tampaknya tujuan Google dengan semua bagian Algoritma ini (Google Panda, Penguin, dan Hummingbird) adalah untuk mendorong para blogger untuk membuat dan mempublikasikan konten berkualitas terbaik.

Pada akhirnya, ini dapat membantu setiap pemilik blog untuk menghindari kesalahan dalam penyajian konten, bahkan dapat meningkatkan kemampuan SEO mereka di search engine.