Cara Penerapan Keywords Density yang Tepat untuk SEO

keyword density

Seputar Pengertian Keywords Density, rumus, dan cara penerapan yang tepat untuk mengoptimalkan SEO Anda.

Keyword Density adalah konsep dasar dari SEO, dan sebagai landasan dari seluruh kampanye SEO Anda.

Penempatan yang tepat dan benar akan berdampak langsung pada visibilitas konten di halaman hasil pencarian (SERPs).

Namun, dalam algoritma Google atau search engine lainnya, Keyword Density telah mengalami perubahan selama bertahun-tahun.

Sehingga, memahami konsep ini sangat penting bagaimana cara ia bekerja.

Mengetahui jumlah Keyword Density yang tepat adalah salah satu langkah terdepan dalam pengotimalan konten dan juga indikator yang kuat untuk menentukan peringkat di SERPs.

Jadi, apa sebenarnya Keyword Density itu? dan bagaimana cara menerapkannya di Blog Anda? Yok segera kita cari tahu.

Baca Juga: Cara Meningkatkan SEO OnPage dengan Konsep Keyword SLI

Apa itu Keyword Density?

Keyword Density adalah kepadatan kata kunci yang mengacu pada berapa kali ia muncul pada halaman postingan, atau lebih tepatnya pengulangan beberapa kata kunci dalam skala tertentu.

Rumus Menentukan Jumlah Keyword Density

Kepadatan kata kunci juga dapat dihitung sebagai angka spesifik dari suatu halaman, cukup membagi berapa kali ia disebutkan dalam halaman tersebut.

Lalu, bagaimana menghitungnya? tentu saja ada formula khusus untuk mengetahuinya.

Namun, ada beberapa variasi berbeda di luar sana, tetapi secara umun itu tidak jauh berbeda.

Density = (Nkr x Nwp/Tkn) x 100

Density = kepadatan kata kunci Anda
Nkr = berapa kali pengulangan kata kunci
Nwp = jumlah kata dalam frase
Tkn = total kata dalam teks halaman.

Contoh: Jumlah kata dalam keyword “Belajar SEO” adalah 2 kata, dan jumlah pengulangan keyword-nya sebanyak 8 kali, sedangkan jumlah kata sebanyak 500.

Jadi Idealnya seperti ini = (2×8/500)x100 = 3.2%.

Nilai Keyword Density untuk suatu halaman pada dasarnya dihitung dengan melihat berapa kali frase itu diulang. Jumlah kata dalam frase dan jumlah total kata dalam teks yang dibuat.

Jika kita melihat di internet, kita akan menemukan banyak opini yang bertentangan pada persentase kepadatan kata kunci yang ideal.

Akan tetapi, para analis SEO menyimpulkan bahwa nilai Density yang tepat adalah 3 - 5 % saja, tidak lebih.

Cara Penerapan Keywords Density yang Tepat untuk SEO Anda

Dalam penerapan Keyword Density, kita dapat memberikan sinyal kepada search engine bahwa artikel yang kita buat adalah tentang suatu topik tertentu atau khusus.

Hampir semua aspek SEO, tidak ada "aturan" yang mendefinisikan secara jelas ketika menyangkut aspek ini.

Namun demikian, ada beberapa pertimbangan yang dapat membantu memastikan bahwa halaman Sobat dapat dioptimalkan & ditingkatkan secara keseluruhan.

Seperti yang kami sampaikan diatas, banyak pakar SEO mempertimbangkan kepadatan kata kunci yang diperbolehkan hanya berkisar antara 3 hingga 5 persen saja.

Jika, lebih dari itu bisa dianggap sebagai spam oleh search engine.

Contoh: "Jika Sobat membuat sebuah artikel dengan 100 kata, maka masukkanlah 3 -5 Keyword di dalamnya."

Hampir semua hal dalam aspek SEO, sangat penting untuk menggunakan Keywords Density pada halaman yang di buat agar SEO menjadi optimal.

Penjejalan keyword mengacu pada praktik memuat laman blog dengan jumlah kata tententu dalam upaya untuk memanipulasi peringkat dalam hasil pencarian (SERPs).

Baca Juga: Cara Meningkatkan Trafik Blog dengan Long Tail Keyword

Kesimpulan

Mengisi artikel dengan Keyword Density yang berlebihan akan membuat pengalaman pengguna yang negatif dan dapat membahayakan peringkat blog itu sendiri di mata search engine.

So, fokuslah untuk membuat artikel yang bermanfaat, kaya akan informasi dan gunakan Keyword Density dengan tepat & sesuai dengan kontek SEO.

0 Response to "Cara Penerapan Keywords Density yang Tepat untuk SEO"

Post a Comment